Reportase: Refresher Training Perencanaan dan Penganggaran Berbasis Bukti (PPBB)


Seminyak, Bali 17-19 Mei 2015

Selama lebih dari tiga tahun PKMK FK UGM, UNICEF dan Bappenas mengawal Provinsi Papua dalam implementasi Perencanaan dan Penganggaran Berbasis Bukti(PPBB) untuk sektor KIA. Kini, 'pengawalan' itu memasuki babak baru, yaitu refreshing untuk para trainer. Agenda Refreshing Trainer dilaksanakan pada 17 – 19 Mei 2015 bertempat di Seminyak, Bali. Salah satu tujuan diadakannya kegiatan ini adalah untuk melakukan update terhadap implementasi PPBB di Papua. Kegiatan ini selain dihadiri oleh pihak-pihak yang telah lama terlibat, juga menghadirkan peserta baru yang diharapkan dapat menjadi kader selanjutnya.

Selain pelatihan kembali langkah-langkah dalam implementasi PPBB, juga dilakukan monitoring dan evaluasi terhadap perkembangan PPBB di Papua. Peserta memaparkan kendala yang dihadapi selama ini dan mendiskusikan bersama alternatif solusinya. Papua yang menjadi tempat pertama pengembangan PPBB di bidang KIA diharapkan dapat terus memperbaiki sektor KIA-nya melalui PPBB dan Inovasi lain yang mendukung. Pembukaan secara resmi dengan penyerahan secara simbolis Buku Modul PPBB dari Direktur Kesehatan dan Gizi Masyarakat Bappenas RI, Dr. Drg. Theresia Ronny Andayani, MPH kepada Bappeda Provinsi Papua, DR. Drs. Muhammad Musaad, M.Si. Sementara, perwakilan dari UNICEF yaitu dr. Robin Nandy MBBS, MPH.

Peserta tetap mengikuti acara dengan antusias meskipun jadwal sangat padat. Komitmen untuk dapat menyelesaikan setiap tahap kegiatan diikuti oleh peserta dengan cukup teoat waktu. Termasuk Rencana Tindak Lanjut (RTL) oleh pihak Papua setelah implementasi PPBB dengan UGM dan UNICEF. Perlu kemandirian dan komitmen bersama terutama Bappeda dan Dinas Kesehatan Provinsi untuk melanjutkan PPBB KIA, terutama peran keduanya terhadap implementasi oleh Bappeda dan Dinas Kesehatan Kota/Kabupaten. Dorongan dan pendampingan oleh provinsi sangat diperlukan mengingat bervariasinya tantangan di setiap kabupaten/kota tersebut. Pada malam pembukaan, Dr. Drg. Theresia Ronny Andayani, MPH menggarisbawahi hal ini.

Besarnya manfaat PPBB di bidang KIA bagi suatu daerah membuat PKMK FK UGM dengan Bappenas dan UNICEF merilis video tahap implementasi PPBB dan advokasi. Kedua video tersebut bertujuan untuk memudahkan semua pihak yang ingin memahami dan menerapkan PPBB KIA di daerahnya. Selain itu, dalam waktu dekat juga akan dirilis Buku Perencanaan dan Penganggaran Berbasis Bukti yang dapat dibaca dan digunakan oleh berbagai pihak(Dhini Rahayu Ningrum dan Tiara Marthias).

Tertarik mengetahui lebih lanjut tentang Perencanaan dan Penganggaran Berbasis Bukti (PPBB)? Silahkan hubungi kami di This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.  Kami siap untuk berbagi manfaat dari PPBB KIA.

  Video Advokasi PPBB KIA

Perencanaan berbasis bukti sektor KIA di Papua

  Video Tahapan PPBB KIA

Bagian 1. Perencanaan berbasis bukti sektor KIA Bagian 5. Menentukan besaran biaya per strategi

Bagian 2. Membuat analisa grafik bottleneck  Bagian 6. Mekanisme strategi prioritas 

Bagian 3. Identifikasi masalah sistem kesehatan dengan membuat analisa Bottleneck Bagian 7. Memasukkan strategi terpilih ke dokumen perencanaan dan penganggaran daerah

Bagian 4. Menentukan strategi untuk mengatasi masalah dalam sistem kesehatan  

 

 

Add comment


Security code
Refresh

mrsmpkkmrsbencanamjkmjkmjkdeskesrural  aids2

Download Free Designs http://bigtheme.net/ Free Websites Templates