Metode implementasi pendekatan PBB mengikuti diagram alur kerja PBB yang terdapat dalam Bagan 1.

A. Pengantar

Pendahuluan Perencanaan Berbasis Bukti Untuk Sektor KIA

Kita akan memulai pembelajaran online dengan mengingat kembali beberapa hal penting terkait tujuan dari PBB secara mendetail, yaitu:

  • Mengkaji ulang indikator-indikator cakupan pelayanan kesehatan yang terkait dengan MDGs ke-4 dan 5
  • Mengidentifikasi kelompok masalah dan menganalisa sumbatan permasalahan dalam rangka mencapai cakupan yang lebih tinggi secara efektif,
  • Mengidentifikasi strategi-strategi pemecahan masalah (secara jangka pendek dan menengah)
  • Menentukan perkiraan hasil yang diharapkan setelah sumbatan yang terdapat pada sistem kesehatan berhasil diatasi. Hasil ini berupa peningkatan target cakupan yang dibuat berdasarkan estimasi pencapaian program atau strategi spesifik
  • Membuat peringkat prioritas strategi berdasarkan kepentingan, efisiensi biaya dan kemampulaksanaan

Apabila kita melihat lima points di atas, maka pembaca perlu betul-betul memahami situasi kesehatan daerah. Pembaca disarankan untuk menganalisis situasi kesehatan dengan menggunakan data laporan kesehatan yang dimiliki Dinas Kesehatan dan Rumah Sakit Daerah.

Analisis situasi yang perlu diperdalam antara lain tentang:

  • Angka kematian ibu, bayi dan balita dalam beberapa tahun terakhir
  • Gambaran sistem kesehatan yang ada di kabupaten setempat
  • Masalah kesehatan yang saat ini sedang dihadapi dan menjadi prioritas
  • Dan lain-lain

Setelah memahami situasi kesehatan di kabupaten, pembaca dapat melanjutkan ke tahap kerja selanjutnya, yaitu: MENDEFINISIKAN MASALAH DAN MEMILIH INTERVENSI KIA

B. Mendefinisikan Masalah dan Memilih Intervensi KIA

Sesi ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan memahami masalah kesehatan, terutama masalah KIA, dengan menggunakan data lokal tingkat kabupaten. Setelah masalah kesehatan sudah diidentifikasi (ditemukan setidaknya 3 masalah utama untuk masalah berkaitan dengan kematian ibu, bayi dan balita), pembaca diminta untuk menentukan intervensi kesehatan yang tepat. Penentuan intervensi kesehatan dilakukan dengan mengacu pada daftar efikasi intervensi yang dikembangkan dari 66 INTERVENSI KIA yang telah terbukti efektif mengatasi penyebab kematian ibu dan anak. Pembaca diajak untuk memilih intervensi berdasarkan tingkat efikasi dalam mengatasi penyebab kematian (semakin tinggi efikasi  semakin dapat mengatasi penyebab kematian secara langsung). Selain mempertimbangkan tingkat efikasi, pembaca hendaknya melihat apakah intervensi tersebut tepat diterapkan sesuai dengan konteks/ situasi lokal yang saat ini dialami di kabupaten.

(Download: Daftar Efikasi Intervensi)

Pembaca dapat menggunakan tabel berikut untuk memudahkan proses identifikasi masalah dan intervensi KIA:

No.

Masalah KIA

Penyebab

Intervensi untuk mengatasi penyebab kematian

Mudah atau sulit dilaksanakan

Intervensi yang dipilih

1.

Masalah terkait kesehatan ibu

 

 

 

 

 

a.

 

1)

2)

3)

...............

...............

...............

 

 

b.

 

1)

2)

3)

...............

...............

...............

 

 

c.

 

1)

2)

3)

...............

...............

...............

 

 

d.

 

1)

2)

3)

...............

...............

...............

 

 

(ulangi hal yang sama untuk masalah terkait kesehatan bayi dan balita)

 

 

 

 

Setelah pembaca menentukan intervensi yang dipilih untuk menentukan masalah, pembaca diajak untuk menganalisis hambatan di dalam sistem kesehatan yang berpotensi membuat intervensi tersebut memiliki cakupan yang rendah.

Lembar Kerja 1 

Lembar kerja 2 

mrsmpkkmrsbencanamjkmjkmjkdeskesrural  aids2

Download Free Designs http://bigtheme.net/ Free Websites Templates