Saturday, August 02, 2014

Agenda Akan Datang

lebaran kia

Pertemuan Evaluasi Kerjasama Perguruan Tinggi dan Organisasi Profesi dengan Dinas Kesehatan Daerah

pneumoniaDoc. PKMK FK UGM

Jakarta – "Konsorsium Fakultas Bidang Kesehatan untuk Kesehatan Ibu-Anak dan Gizi" telah dibentuk pada tahun 2012. Konsorsium ini dibentuk dengan tujuan meningkatkan peran serta perguruan tinggi dalam peningkatan kesehatan ibu dan anak di daerah, serta memperkokoh hubungan perguruan tinggi dengan pemerintah daerah.

Sejalan dengan inisiatif ini, Direktorat Jenderal Bina Gizi dan KIA Kementerian Kesehatan Indonesia mengadakan kegiatan untuk membahas dan mengevaluasi implementasi kerjasama yang telah dilakukan antara Perguruan Tinggi dan Organisasi Profesi dengan Dinas Kesehatan pada minggu ini di Jakarta. Pertemuan tiga hari ini akan dilaksanakan pada 14 hingga 16 Juli 2014 dan dihadiri oleh perwakilan dari Kemeterian Kesehatan, organisasi profesi, dekan Fakultas Kedokteran dan Kesehatan Masyarakat, serta kepala bidang penanggung jawab program KIA Dinas Kesehatan dari enam provinsi.

Pertemuan ini diharapkan dapat menghasilkan evaluasi untuk kerjasama yang selama ini telah terjalin antara dinas kesehatan di daerah dengan organisasi profesi dan fakultas kesehatan, serta menyepakati tindak lanjut untuk kerjasama yang lebih baik.

 

Mapping KIA

Pemetaan Intervensi KIA di Kabupaten/Kota

Sejak tahun 2009, Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan (PKMK) FK UGM telah mengembangkan berbagai program intervensi dan inovasi di dalam KIA secara komprehensif. Salah satu kegiatan innovatif untuk mengurangi kematian ibu & anak yaitu dengan melakukan Pemetaan Intervensi pada sebuah kabupaten/kota dengan menggunakan pendekatan continuum of care dari hulu ke hilir yang hasilnya diukur dengan angka absolut kematian bayi dan ibu. Pendekatan ini dimulai dengan memetakan permasalahan yang terjadi di masyarakat sampai ke rumah sakit (Lihat sebelah kiri, berwarna Oranye).

Dari permasalahan tersebut, dengan menggunakan metode akar permasalahan, akan dicari intervensi yang sesuai dengan permasalahannya (Sebelah kanan). Intervensi dapat dibagi menjadi dua kelompok besar:

  1. Intervensi kegiatan langsung ke masyarakat (berwarna hijau tua), dan
  2. Intervensi penguatan sistem manajemen dalam program (berwana biru tua).

Intervensi kelompok pertama mengacu ke artikel di Lancet seperti intervensi di masyarakat secara terjadwal, intervensi keluarga, dan intervensi klinik sampai ke RS PONEK.
Pemetaan intervensi ini bertujuan agar kebijakan dan program KIA di sebuah kabupaten dapat dijalankan secara komprehensif dan mempunyai besaran kebijakan yang sesuai dengan permasalahan. Oleh karena itu ikon intervensi dilambangkan dengan sebuah tombol yang dapat diputar. Anda dapat melakukan penilaian sendiri akan intensitas program dan keadaan sistem manajemen sesuai permasalahan dengan mengklik tombol-tomol tersebut. Silahkan klik.

                                        Permasalahan                                                                 Intervensi

aaa 27x

berita dan Artikel KIA

alertsys

Jika ingin memperoleh informasi baru dari website ini, silahkan mendaftar melalui tombol alert system di atas.

blendedkia

Penyusunan Dokumen Kebijakan

2930

video-paket-kia

exit

Perencanaan Berbasis Bukti

pbb

lapkpbb

dokpp

Website Terkait

chpmmutuu

Facebook Page